Kesan-kesan Kolega kepada Guru Besar Ilmu MSDM IPB Prof.Dr.Ir. TB. Sjafri Mangkuprawira

Seorang yang Murah Senyum, Low Profile, Pribadi yang Matang, Ulet, Teliti dan Selalu Berpandangan Jauh ke Depan

April 21, 2008 · Leave a Comment

Rasanya, belum sempat secara mendalam mengenal sosok Pak Sjafri sejak beliau di Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian-Fakultas Pertanian IPB dan saat itu beliau sedang menjabat Ketua LPPM IPB sewaktu masih di Kampus Baranangsiang, Pembantu Rektor IV, Dekan Fakultas Pertanian yang terasa singkat, keburu beliau mendapat tugas baru di Kementrian Koperasi dan UKM dan juga di saat menjabat Ketua Senat Akademik IPB.

Kesan saya terhadap beliau lebih banyak pada saat-saat suasana informal dan sekali-kali pada pertemuan formal (terutama di lingkungan kampus). Disayangkan, saya tidak sempat mengikuti kuliah kelas beliau khususnya untuk matakuliah ketenagakerjaan di kala saya kuliah pada Program Studi Ilmu Ekonomi Pertanian di Program Pascasarjana IPB. Namun demikian, dari berbagai pertemuan rasanya hati saya sangat antusias untuk dapat berkomunikasi secara baik dengan beliau (kadang-kadang saya merasa segan juga sih!, takut celotehan saya tidak ditanggapi beliau).

Tak lagi dugaan, walaupun terkesan Pak Sjafri tidak banyak bicara, lebih banyak tampak senyum yang tersimpul manis dan sedikit ngangguk-ngangguk saat dihadapkan pada persoalan kehidupan dan tugas pekerjaan. Kesan saya, beliau adalah sosok yang low profile, pribadi yang matang, ulet, teliti dan selalu berpandangan jauh ke depan. Pada saat proses pemilihan Rektor periode tahun 2007-2012, di saat adanya perbedaan pandangan terutama pada tahap penentuan 21 Bakal Calon Rektor antara hasil pembobotan di Panitia Pemilihan Rektor (PPR) dan hasil dari Sidang Pleno Senat Akademik (SA), beliau menanggapinya dengan senyum, santum dan rinci menjelaskan posisi kewenangan masing-masing dan alhamdulillah semuanya clear.

Lebih jauh, ternyata beliau adalah orang yang senantiasa membuka diri, supel dalam bergaul dengan berbagai kalangan dan usia, dari pejabat tinggi dan orang-orang terkenal hingga siapapun termasuk saya. Beliau tidak merasa rendah diri jika harus bertegur sapa secara ramah dengan satpam, roomboy sampai petugas cleaning service. Sifat humanis beliau menurut kesan saya lebih karena jiwa yang sudah berserah diri dan nilai seni yang melekat padanya. Beliau memandang semua perbuatan semata perwujudan ibadah, bersujud simpul dan mengagungkan Allah SWT, sabar dan optimis walaupun sempat didera penyakit yang berat. Kelenturan hati, beliau curahkan dalam senandung nan merdu dan musik yang mengalun (indah…indah… dan indah). Pada saat seperti ini, beliau selalu nampak muda dan trendy (ya….anak band yang elite gituh!) dan hal ini saya saksikan bagaimana beliau bersenandung disaat pembubaran PPR belum lama ini.

Kesan akhir saya, beliau senantiasa dapat menjadi teman yang baik, sahabat yang setia, rekan kerja yang profesional dan sebagai seorang bapak atau kakek yang selalu mengayomi dengan pribadi yang sangat kukuh dalam memegang sebuah prinsip, beliau tegas dan matang dalam bersikap dengan alasan-alasan yang dapat dipertanggung-jawabkan dan ilmiah, tetap santun dan lembut dalam tindak tutur dan tingkah lakunya.

Purnabakti di IPB adalah pintu sukses dan amal kebajikan yang lebih besar. Semoga Pak Sjafri dan keluarga senantiasa dalam Maghfirah dan Ridha-NYA. Amien…

D. Iwan Riswandi

Direktur Perencanaan dan Pengembangan

Categories: Kesan Kolega
Tagged: , , ,

0 responses so far ↓

  • There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.

Leave a Comment