Sjaf, begitu biasanya saya menyapanya dari saat bertemu di acara masa perkenalan mahasiswa baru Fakultas Pertanian UI sampai sekarang setelah menjadi Guru Besar FEM IPB. Tidak terasa terentang masa 45 tahun membingkai persahabatan kami sungguh beragam peristiwa yang mampu dengan jelas menampilkan sosok Sjafri Mangkuprawira sebagai mahasiswa, dosen, peneliti, tokoh masyarakat, ilmuwan kepala keluarga dan tentu saja sebagai sahabat sejati tak lekang oleh panas dan tak tepuk oleh hujan.
Sjafri yang saya kenal adalah pribadi yang santun dan peduli, selalu mencari solusi secara demokratis, tokoh pemersatu dan amanah serta pendidik yang tekun, produktif dan inspirator bagi mahasiswa dan kolega, sebagai suami yang mampu membina keluarga yang utuh dan ayah yang berada di balik keberhasilanputra-putrinya. Apapun yang telah di capai dalam masa 65 tahun usianya Sjafri adalah manusia yang rendah hati, konsisten, dan loyal terhadap teman-teman dan sejawatnya dan selalu punya waktu untuk mendengar dan bertindak untuk kepentingan dan kebaikan bersama.
Saya melihat pribadi yang kuat dan optimis pada saat menghadapi penyelesaian program Doktor dan pada saat menghadapi operasi jantung By Pass, keduanya dilalui dengan ikhlas dan tawakal sehingga menjadi teladan bagi semua yang menyayanginya. Begitu pula dengan corak kepemimpinannya sebagai Ketua Senat Akademik IPB mampu menjembatani pandangan dan idea yang beragam menjadi keputusan yang berkualitas.
Dengan motivasi dan energi, yang seakan-akan tersedia lebih banyak waktu untuk memilih aktivitas di bidang-bidang lain yang selama ini terabaikan atau terlupakan.
Sjaf, selamat atas sumbangsih anda dalam memperkaya nilai-nilai kebaikan, kepercayaannya dan keunggulan pada apapun yang anda lakukan sampai saat ini dan masa yang akan datang.
Soleh Solahuddin
Sahabat
0 responses so far ↓
There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.